Nila dan Hijau
4 February 2010Apa yang terpikirkan dengan Nila dan Hijau, pertama kali yang muncul di benak kita adalah warna. Betul sekali, tapi bukan itu yang hendak aku tulis. Nila yang dimaksud adalah Ikan Nila dan Hijau adalah lumut yang hidup di air.
Hmm… para penggemar mancing pasti sudah hafal pasangan keduanya ini. Lumut adalah makanan yang sangat disukai oleh ikan nila, terutama “Nila Babon”, ups.. para mania sering menyebut nila yang berukuran super dengan sebutan babon. Pemancing pemula biasanya menggunakan pelet untuk memancing nila, tapi biasanya yang nyantol hanya nila berukuran kecil paling banter selebar 4 jari, itupun dengan kondisi ikan lumayan lapar atau di kolam yang tidak ada atau hanya sedikit ikan bawalnya.
Di daerah Maguwoharjo, tepatnya di sebelah timur dari posisi makro, ada sebuah kolam pemancingan yang sangat luas, namanya “Kampung Banyu” dari Ring Road, Makro ke selatan dikit akan ketemu Selokan Mataram lalu telusuri jalan samping selokan tersebut sampai melewati perempatan (jalannya aspal dan bagus) dimana jika ke selatan ketemu jalan solo, dan jika ke utara ketemu jalan kadisoka, dari perempatan itu terus lagi sampai ketemu sungai besar, nanti di jembatan samping selokan dapat terlihat di bagian utaranya beberapa kolam pemancingan, ada bebek-bebekan juga, soalnya di sampingnya juga disediain tempat bermain anak-anak. Terus lagi ke timur sampai ketemu jalan kecil untuk masuk kesana.
Lumut sebenarnya sulit sekali mencarinya, tergantung musim, tergantung daerah, dan para pakarnya sering bilang nyari di sawah, tapi aku belum pernah ketemu lumut di sawah yg cukup untuk umpan, pernah ketemu di pinggir-pinggir sungai yang airnya tenang. Sehingga sebelumnya aku belum pernah mancing nila dengan lumut. Tapi rupanya di Kampung Banyu, ada banyak sekali kolam yang mungkin dulunya tempat ternak ikan tapi sekarang tidak terpakai, disitu banyak sekali tumbuh lumut, kalo dihitung-hitung bisa ratusan kilogram kalo ditimbang. Sering digunakan pemilik untuk memberi pakan ikan (ternak lumut sambil ternak ikan, hemat juga ya). Lumut itulah yang bisa digunakan untuk memancing nila disitu, bagi yang pengen nyobain silahkan saja datang ke TKP, dijamin nila-nila besar akan menyambar. Lumut yang ada disitu seratnya lebih kasar, kalo biasa yang dijual di Embung Tambak Boyo seringnya seratnya halus.
Berikut dokumentasi saat ngelumut disana

Nila yang besar sekitar 400 gram, masih terbilang kecil, siapa tau lain hari dapat yg 2 kg (mode menghayal)

Ini yang ukuran 5 jari, lebih kecil tapi gemuk2, dengan lumut mudah sekali dapatin yang (more…)


